Bagaimana Globalisasi Mengubah Pasar Tenaga Kerja

Globalisasi Mengubah Pasar Tenaga Kerja

Globalisasi Mengubah Pasar Tenaga KerjaBagaimana globalisasi mengubah pasar tenaga kerja ?. Pemindahan pekerjaan-pekerjaan manufaktur dari AS, Inggris, Jerman, dan Negara-negara lain yang mempunyai biaya tenaga kerja yang tinggi menuju tempat-tempat seperti Cina, Meksiko, India, Malaysia, dan Filipina telah berlangsung selama dua dekade. Apa yang sering dilupakan adalah bahwa pekerjaan-pekerjaan jasa semakin sering diekspor ke negara-negara berbiaya tenaga kerja rendah.

Baru saja diperkirakan bahwa antara tahun 2003 dan 2008, 500.000 pekerjaan dalam bidang industri jasa finansial AS akan dipindahkan ke luar dari negara tersebut. Bank, perusahaan perdagangan perantara, perusahaan asuransi, dan dana mutual akan memindahkan fungsi-fungsi seperti pencatatan data, pemrosesan transaksi, dan pusat panggilan ke Cina, India, Filipina, Kanada, Cheska, Brasil, Irlandia, dan Rusia. Mengapa ? Seorang karyawan pusat panggilan yang mendapatkan bayaran $20.000 di AS bisa dipekerjakan di India dengan bayaran sekitar $2.500. Selain itu, pergerakan ini tidak terbatas pada pekerjaan-pekerjaan dengan keahlian rendah. Perusahaan-perusahaan jasa finansial AS juga memindahkan fungsi-fungsi profesional seperti analisis finansial, pelaporan pengaturan, akuntansi, dan desain grafis ke lokasi-lokasi berbiaya lebih rendah. Mengapa memberi seorang peneliti saham yang berbasis di AS dengan bayaran sekitar $250.000 per tahun apabila Anda bisa mendapatkan seorang peneliti yang sama cakapnya untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan bayaran sebesar $20.000 di India ? Eksekutif di BearingPoint (dulunya KOMG Consulting) mengatakan bahwa untuk tenaga insinyur yang mereka pekerjakan di Shanghai dengan bayaran $500 per bulan, di AS bayaran mereka mencapai $4.000 per bulan.

Contoh Perubahan Pasar Tenaga Kerja
Beberapa contoh terbaru memberi Anda suatu tinjauan mengenai hal yang mungkin terjadi di masa depan: Massachusetts General Hospital menggunakan radiolog-radiolog di India untuk menginterpretasikan hasil CT scan. Boeing menggunakan ahli-ahli aeronotika di Rusia untuk mendesain komponen-komponen pesawat terbang. Delta Airlines mempunyai 6.000 pekerja kontrak di India dan Filipina yang menangani pemesanan tempat di pesawat terbang dan layanan pelanggan. Perusahaan arsitektur, Flour mempunyai 700 karyawan di Filipina yang menggambar blueprint. Oracle mempunyai staf yang terdiri atas 4.000 orang di India yang mengerjakan desain peranti lunak, dukungan pelanggan, dan akuntansi. Saat ini, IBM sedang memindahkan 3.000 pekerjaan pemrograman dari AS ke Cina, India, dan Brasil.

Era Digitalisasi
Digitalisasi, Internet, dan jaringan data berkecepatan tinggi global memungkinkan organisasi-organisasi untuk memindahkan pekerjaan yang menangani informasi ke negara-negara berupah rendah. Tren ini kemungkinan besar akan terus berlanjut . Ahli-ahli memperkirakan bahwa setidaknya 3,3 juta pekerjaan di lingkungan professional akan berpindah dari AS menuju negara-negara berbiaya rendah pada tahun 2017 kedepan.

Referensi:
Berdasarkan P.Engardio, A. Bernstein, dan M. Kripalani, “Is Your Job Next?” BusinessWeek, 3 Februari 2003, hal.50-60;M.Schroeder,”More Financial Jobs Go Offshore,” Wall Street Journal, 1 Mei 2003, hal.A2;dan B.Davis, “Migration of Skilled Jobs Abroad Unsettles Global-Economy Fans,” Wall Street Journal, 26 Januari 2004, hal.A1

Be the first to comment on "Bagaimana Globalisasi Mengubah Pasar Tenaga Kerja"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*