Telkomsel Membelokir 50 Juta Nomor

kartu selular

Pemerintah telah melakukan aturan setiap pengguna kartu telepon seluler prabayar harus melakukan registrasi dengan menggunakan kartu identitas KTP dan kartu keluarga berakhirnya tenggang waktu sampai dengan 28 February 2018 ada 50 juta lebih  pengguna yang sudah terblokir karena tidak mendaftarkan ulang kartu prabayarnya. akan tetapi masih ada pengguna yang mendatangi outlet telkomsel untuk mendaftarkan kartu selulernya kata Direktur Utama PT Telkomsel, Ririek Adriansyah, di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Jumat. Adriansyah yang didampingi Direktur Network PT Telkomsel, Bob Apriawan, dan Direktur Sales PT Telkomsel, Sukardi Silalahi, dan pejabat lain Telkomsel, menjelaskan, sebelum pemerintah memblokir kartu prabayar itu, mereka sudah menempuh berbagai cara guna memotivasi pelanggannya melakukan registrasi ulang. “Sebelum itu (diblokir) setiap malam kami cek posko-posko Telkomsel, untuk mendorong registrasi ulang kami sempat beri bonus sekian giga, tapi itu juga tidak mempan. Ya, akhirnya diblokir,” ujarnya. Seperti diketahui, kebijakan pemerintah memblokir kartu prabayar itu setelah tenggat waktu empat bulan dinilai cukup untuk memberi tahu kepada seluruh ratusan juta pengguna telepon seluler di seluruh Indonesia yang tersebar di perkotaan hingga pelosok dan daerah terpencil. Penulis sendiri sempat terkena blokir oleh operaor 🙂 . tapi dengan kebijakan ini di harapakan modus penipuan via SMS ataupun sejenisnya bisa di hilangkan karena apa? karena kemungkinan selama ini modus-modus seperti ini tidak bisa terlacak di karenakan kurangnya aturan tentang pemakain kartu selular .

Apa lagi pemerintah menerapkan Kebijakan Registrasi Simcard Hanya Bolehkan 1 NIK Punya 3 Kartu, bagaimana dengan sobat usmile apakah setuju dengan kebijakan ini atau bahkan sebaliknya? nah bagaimana dengan kebijakan ini . Apa lagi baru-baru ini para pedagang pulsa melakukan aksi protes terhadap kebijakan yang menurut mereka sangat merugikan, demonstrasi itu digelar untuk mendesak Kemenkominfo RI menghapus aturan mengenai jumlah maksimal penggunaan kartu operator seluler. Setiap orang dengan satu nomor NIK dan KK bisa digunakan untuk maksimal tiga operator seluler yang sama atau berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Kominfo No. 21 Tahun 2017.

Be the first to comment on "Telkomsel Membelokir 50 Juta Nomor"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*