Virus Corona

covid19

Penyebaran virus corona tengah menjadi ancaman serius dunia. Sejak pertama dilaporkan pada akhir 2019, virus itu telah menginfeksi lebih dari seperempat juta orang. Belum banyak pengetahuan tentang wabah virus corona menjadi salah penyebab penyebaran yang ekstrem di ratusan negara di dunia. Sedikit kabar baiknya adalah virus corona bisa dihancurkan oleh sabun dengan pencucian tangan selama 20 detik.

Berdasarkan data real time Coronavirus COVID-19 Global Cases by CSSE at Johns Hopkins University, jumlah kasus virus corona di dunia mencapai 491,150. Tidak hanya jumlah kasus global yang mengalami peningkatan, kasus Covid-10 di Indonesia pun juga mengalami pertambahan kasus.

Berikut gejala infeksi virus corona dari ke hari yang umumnya berkembang pada pasien:

Hari ke-1
Pasien akan mengalami demam. Pasien juga dimungkinkan mengalami rasa lelah, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil pasien mengalami diare atau mual selama satu hingga dua hari sebelumnya.

Hari ke-5
Pasien mungkin akan mengalami kesulitan bernapas. Keluhan ini umumnya terjadi pada orang lanjut lansia atau mereka dengan penyakit penyerta lainnya.

Hari ke-7
Pada hari ke-7 umumnya pasien mulai melaporkan penyakitnya dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Hari ke-8
Pada titik ini, berdasarkan laporan CDC China, pasien dengan kasus parah mengalami sindrom gangguan pernapasan akut. Penyakit ini terjadi ketika cairan memenuhi paru-paru. Kondisi ini sering kali berakibat fatal.

Hari ke-10
Jika gejala pasien memburuk, umumnya rumah sakit akan menyarankan untuk menjalani perawatan di ICU. Pasien dengan kondisi yang memburuk mungkin akan mengalami sakit perut dan kehilangan nafsu makan.

Namun, Anda tak perlu khawatir, tingkat kematian akibat infeksi virus corona hanya berkisar pada angka 2 persen.

Hari ke-17
Umumnya, pasien akan sembuh dan bisa keluar dari rumah sakit setelah 2,5 pekan.

 

Sejauh ini, infeksi virus corona tanpa gejala telah ditemukan di banyak negara. Terbaru, sejumlah atlet dunia yang dinyatakan positif Covid-19 mengakui hal itu. Para ahli masih mencoba untuk mencari tahu sejauh mana orang-orang yang terinfeksi dalam kategori ini berkontribusi dalam penyebaran virus. Pada Minggu (22/3/2020), SCMP melaporkan, sepertiga dari pasien positif virus corona di China baru menunjukkan gejala setelah dikonfirmasi positif. Sebelumnya, mereka tidak merasakan gejala sama sekali. Kasus asimptomik atau tanpa gejala ditemukan di antara orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan pasien positif, klaster, dan melalui pelacakan kontak.

 

Sumber : kompas / cnnindonesia

Be the first to comment on "Virus Corona"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*