Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Virus Corona (COVID-19)

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Virus Corona (COVID-19)

Hay sobat usmile gimana kabarnya hari ini? 😊

Gak terasa hari ini sudah memasuki akhir minggu ketiga kita bertahan hidup di tengah kecemasan dan masa-masa sulit pandemi virus Corona ini di Indonesia, khususnya di Jakarta. Jumlah kasusnya semakin hari semakin bertambah dan belum mengalami trend stabil kasus apalagi penurunan kasus. Alangkah beruntungnya bagi kita yang kantornya memberikan kesempatan work from home (WFH), karena masih banyak yang tidak seberuntung kita yang sehari-hari harus tetap berangkat kerja seperti biasa dengan rasa takut dan cemas menghinggapi, terlebih yang memang perjalanannya terpaksa menggunakan transportasi publik 😞.

Sebagai warga yang baik tentunya kita akan mematuhi segala himbauan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Virus Corona. Beberapa himbauan pemerintah yang bisa kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona diantaranya adalah :

  1. menerapkan pola hidup bersih, dengan cara selalu mencuci tangan 🙌 dengan sabun di air mengalir jika hendak dan setelah makan, seusai memegang atau menyentuh benda asing di luar rumah. Gunakan petunjuk cuci tangan yang baik sesuai himbauan WHO ya, dan juga cuci tangan minimal selama 20 detik.

  2. menerapkan pola hidup sehat, 🥗 dengan mencukupi kebutuhan tubuh akan makanan sehat dan bergizi dengan asupan makanan yang cukup sayur, buah-buahan, dan tentunya kaya akan vitamin. Salah satunya mengkonsumsi makanan yang mengandung kaya vitamin E (sayur brokoli dan toge) 🥦 , vitamin C (buah pisang) 🍌. Didukung juga dengan asupan multivitamin dan suplemen makanan.

  3. workout from home, dengan olahraga ringan di rumah minimal 15 menit ya setiap hari asal berkeringat aja 🧘. Bisa dengan lari-lari kecil (jogging), olahraga kardio, yoga, aerobik atau bahkan menari ala-ala tiktok 😁 kan banyak tuh gerakan-gerakan tak terduga 🤣

  4. menggunakan masker jika sedang sakit atau sedang berada di kerumunan/keramaian (wajib ini ya) 😷. Sekarang kita gak pernah tahu siapa aja yang sedang sakit diluaran, gak harus masker kesehatan kok, memakai masker kain juga bisa asal langsung cuci setelah di pakai.

  5. menyemprotkan cairan disinfektan perlengkapan, atau peralatan yang baru saja dipakai dari luar rumah, dan tentu saja lingkungan rumah secara berkala.

  6. terakhir, berdiam diri dan rebahanlah di rumah aja hehe 🙈, pointnya adalah social distancing atau juga phisycal distancing. Patuhi pemerintah untuk mengurangi mobilitas diluar rumah, jika ada hal penting saja keluar rumah seperti berbelanja kebutuhan dasar (pangan). Jangan pernah bilang bosan, karena merasa di rumah hanya bisa rebahan aja. Jika kamu ingin membantu Indonesia, tapi passion kamu adalah rebahan, maka inilah kesempatanmu 😂

Menurut dokter Dirga Sakti Rambe yang menangani langsung pasien COVID19 dari perspektif dokter terdapat variasi gejala klinis pasien yang sudah positif corona tidak selalu sesuai teori, diantara gejalanya adalah :

  • demam tanpa batuk (+ covid19)
  • trombosit turun seperti gejala demam berdarah (+covid19)
  • mendadak keadaan pasien memburuk, meninggal

Sungguh kita semua berdoa semoga pandemi covid19 ini segera berakhir, dan juga tenaga medis diberikan kekuatan, semangat lahir dan batin untuk berjuang dan menjadi perantara kesembuhan bagi pasien-pasien covid19. Dan bentuk dukungan kita mematuhi instruksi pemerintah untuk sementara berdiam diri di rumah, karena itu sudah sangat membantu dengan secara tidak langsung menyelamatkan nyawa orang lain.

Untuk memantau perkembangan covid 19 skala nasional maupun tingkat kota jakarta bisa mengunjungi url : Data Pemantauan COVID-19 DKI Jakarta

 

 

Be the first to comment on "Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Virus Corona (COVID-19)"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*